Berita Terbaru

Camat Lubai Ulu Hadiri Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan

By On Juni 18, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

PALEMBANG Lensa desa. Com– Camat Lubai Ulu, Taufik Azrulah, S.Sos., menghadiri kegiatan Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muara Enim yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. 


Kegiatan tersebut berlangsung di Fave Hotel Palembang pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah kepala perangkat daerah, camat, serta pemangku kepentingan terkait dari Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Musi Rawas. 


Kehadiran peserta bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman mengenai penyelesaian penguasaan tanah yang berada di dalam kawasan hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 


Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta instansi terkait yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan, regulasi, dan mekanisme penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan.


 Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan yang ada di masyarakat. 

Camat Lubai Ulu, Taufik Azrulah, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman pemerintah daerah terhadap program penataan kawasan hutan.

 Menurutnya, koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kepastian hukum atas penguasaan lahan tanpa mengabaikan fungsi dan kelestarian kawasan hutan. 

"Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai langkah-langkah penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan.

 Diharapkan informasi yang diperoleh dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Lubai Ulu," ujar Taufik Azrulah, S.Sos.

 Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman antar pemangku kepentingan dalam mendukung program pemerintah terkait penataan kawasan hutan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang menguasai dan memanfaatkan lahan di dalam kawasan hutan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan digelar di Aula  Kantor Kecamatan Lubai

By On Juni 18, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Muara Enim menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 11 desa se-Kecamatan Lubai yang terdiri dari kader PKK, kader Posyandu, tenaga pendidik, perangkat desa, serta unsur masyarakat lainnya.

 Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak perempuan. 

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan apabila terjadi kasus kekerasan di lingkungan masyarakat.

 Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat memahami peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan. 

Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat menjadi pelopor di desa masing-masing dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta turut berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

 Dengan meningkatnya kesadaran dan kepedulian bersama, diharapkan angka kekerasan terhadap perempuan dapat ditekan dan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis serta sejahtera.

Peningkatan kualitas penggunaan media informasi desa se-Kecamatan Lubai Ulu Lubai Ulu, Lensadesa.com

By On Juni 18, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa.com – Kegiatan Peningkatan Kualitas Penggunaan Media Informasi Desa se-Kecamatan Lubai Ulu dilaksanakan di Kantor Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Kamis (18/06/2026).


 Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Kasi PMD Kecamatan Lubai Ulu, Efran, Kepala Desa Karang Agung yang diwakili Sekretaris Desa Rahadiyan Fasha, serta peserta yang merupakan perwakilan dari 11 desa se-Kecamatan Lubai Ulu. 


Dalam sambutannya, Rahadiyan Fasha menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Desa Karang Agung. Menurutnya, media informasi memiliki peran penting dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan dan kegiatan desa kepada masyarakat.


 Sementara itu, Plt Kasi PMD Kecamatan Lubai Ulu, Efran, menyampaikan bahwa penggunaan media informasi yang baik dan benar menjadi salah satu sarana penting dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik di tingkat desa. 


Pemerintah desa diharapkan mampu memanfaatkan media informasi secara maksimal untuk menyampaikan berbagai program, kegiatan, dan pelayanan kepada masyarakat. 


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengelola media informasi desa agar informasi yang disampaikan dapat lebih cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar desa dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih transparan dan informatif. 

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan suasana interaktif, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga sesi tanya jawab.

 Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh desa di Kecamatan Lubai Ulu semakin mampu memanfaatkan media informasi sebagai sarana komunikasi, publikasi, dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat.

Karyawan Indomaret Desa Karang Agung Temukan Uang Diduga Palsu Saat Penghitungan Kas Karang Agung

By On Juni 18, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Seorang karyawan Indomaret di Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, bernama Adelia, menemukan selembar uang pecahan Rp100.000 yang diduga palsu saat melakukan penghitungan uang hasil transaksi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Menurut keterangan Adelia, uang tersebut diketahui saat dirinya melakukan pemeriksaan dan penghitungan uang menggunakan alat pendeteksi atau laser yang tersedia di gerai Indomaret. Saat dilakukan pengecekan, terdapat kejanggalan pada uang pecahan Rp100.000 tersebut sehingga diduga tidak sesuai dengan ciri-ciri uang asli. 

"Uang itu baru diketahui saat saya menghitung uang dan memeriksanya menggunakan alat laser. Setelah dicek, terdapat perbedaan yang mencurigakan sehingga diduga merupakan uang palsu," ujar Adelia. 

Atas temuan tersebut, pihak karyawan kemudian mengamankan uang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta sebagai bahan evaluasi agar lebih teliti dalam menerima uang dari pelanggan. 

Penemuan ini menjadi pengingat bagi masyarakat maupun pelaku usaha agar selalu waspada terhadap peredaran uang palsu yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama pada transaksi tunai dengan nominal besar.

 Himbauan kepada Masyarakat Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang) dalam mengenali keaslian uang rupiah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: Periksa warna dan gambar pada uang secara teliti. 

Rasakan tekstur kasar pada bagian tertentu uang asli. Terawang uang untuk melihat tanda air (watermark) dan benang pengaman. 

Gunakan alat bantu pendeteksi uang apabila tersedia. Segera laporkan kepada pihak berwenang atau bank terdekat apabila menemukan uang yang diduga palsu. 

Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan peredaran uang palsu dapat dicegah sehingga tidak merugikan masyarakat maupun pelaku usaha.

Babinsa Desa Beringin Koramil 404-08/RL Serda Taufik Komsos Dengan Warga Binaan, Himbauan Karhutla

By On Juni 18, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Desa Beringin Koramil 404-08/RL Kodim 0404/Muara Enim, Serda Taufik, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaannya di wilayah Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Kamis (18/06/2026).


 Kegiatan Komsos tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.

 Dalam kesempatan itu, Serda Taufik mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. 

Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan kebakaran.

 "Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. 

Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga dapat merugikan masyarakat karena berdampak pada kesehatan, lingkungan, serta aktivitas sehari-hari," ujar Serda Taufik. 

Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah Karhutla. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat desa, Babinsa, maupun pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat.

 Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa berharap terjalin sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.

 Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan wilayah Desa Beringin tetap aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia Wilyah Sum Sel ll Ustadz Abu Ghozi Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Kapolres Muara Enim

By On Juni 18, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar di Mapolres Muara Enim.


 Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia (PBI) Wilayah Sumsel II, Ustadz Abu Ghozi, serta sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan personel kepolisian. 

Kegiatan nobar berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Ustadz Abu Ghozi tampak duduk berdampingan dengan Kapolres Muara Enim sambil menikmati jalannya pertandingan bersama para peserta yang hadir.

 Kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta keharmonisan di Kabupaten Muara Enim. 

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abu Ghozi menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah, khususnya oleh Kepolisian Republik Indonesia. 

"Sebagai Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia, saya sangat menghormati dan mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah, khususnya Kepolisian RI. 

Kegiatan seperti nonton bareng ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan aparat kepolisian," ujar Ustadz Abu Ghozi saat ditemui di sela-sela kegiatan. 

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbuka dan menyambut baik setiap upaya yang dilakukan kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. 

"Kenapa saya sangat welcome dengan kegiatan seperti ini? Karena saya menyadari bahwa di masa lalu saya pernah menjadi pribadi yang konfrontatif.

 Kini saya ingin menebus kesalahan-kesalahan tersebut dengan membangun hubungan yang baik, mendukung program-program positif, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," ungkapnya.

 Lebih lanjut, Ustadz Abu Ghozi menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Muara Enim yang menurutnya memiliki sikap humanis dan dekat dengan masyarakat. 

"Saya berterima kasih kepada jajaran Kepolisian, khususnya Bapak Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. yang sangat humanis. 

Kehadiran saya disambut dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Saya merasa seperti memiliki saudara sendiri di lingkungan Polres Muara Enim. 

Hal seperti inilah yang membuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian semakin erat," tuturnya.

 Ustadz Abu Ghozi juga mengungkapkan bahwa hubungan dirinya dengan institusi kepolisian kini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

 Menurutnya, komunikasi yang baik serta pendekatan humanis yang dilakukan Polri telah menciptakan hubungan yang erat dan penuh kekeluargaan. 

"Dulu saya memiliki pandangan yang cukup kaku terhadap kepolisian. Namun Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu dan melalui komunikasi yang baik, hari ini saya merasa hubungan kami bukan lagi sekadar antara masyarakat dan aparat penegak hukum, tetapi sudah seperti saudara sendiri, bahkan lebih dari saudara. 

Kehangatan, keterbukaan, dan rasa saling menghargai yang saya rasakan membuat saya semakin yakin bahwa kebersamaan adalah kunci untuk membangun daerah yang aman, damai, dan kondusif," katanya. 

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan tersebut juga terus ia tularkan kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk mantan narapidana terorisme (napiter), agar dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.

 "Saya juga mengajak saudara-saudara mantan napiter untuk berperan aktif di tengah masyarakat, ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan. 

Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, mendukung program-program yang positif, serta menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan bermanfaat bagi sesama," tambahnya.

 Menurut Abu Ghozi, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Karena itu, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dijaga demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

 Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

 Oleh karena itu, sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan generasi muda harus terus diperkuat.

 Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik serta memperkuat rasa kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

 Tampak para peserta menikmati jalannya pertandingan dengan penuh antusias. Gelak tawa, canda, dan suasana kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut, menunjukkan harmonisasi yang baik antara Polres Muara Enim dengan berbagai elemen masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polres Muara Enim dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Muara Enim.

Korwil Sumsel Media lensa desa. Com Abdul Gani Ajak Masyarakat  Maknai Tahun Baru Islam 1448 Hijiriah Sebagai Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

By On Juni 17, 2026







Pewarta Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Korwil Sumsel Media Lensa Desa, Abdul Gani, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim.

 Ia mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. 

Menurut Abdul Gani, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, tetapi memiliki makna mendalam sebagai pengingat akan perjalanan hijrah Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

 "Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa kedamaian, keberkahan, serta semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik bagi kita semua," ujar Abdul Gani. 

Sebagai Korwil Sumsel Media Lensa Desa, ia berharap masyarakat dapat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan, persatuan, serta gotong royong dalam membangun lingkungan yang harmonis dan sejahtera. 

Abdul Gani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan sikap saling menghormati, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah demi kemajuan bersama. 

"Mari kita jadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai awal untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian, dan bersama membangun masyarakat yang lebih maju, adil, dan sejahtera," tambahnya. 

Di akhir pesannya, Abdul Gani mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan dan Indonesia, seraya berharap tahun baru ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi bangsa. "Hijrah Menuju Kebaikan, Bersama Membangun Peradaban."

Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos Hadiri dan Berikan Arahan pada Pengukuhan Pengurus PKJS Karang Mulya Periode 2026–2031

By On Juni 17, 2026









Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa.com – Kehadiran Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos menjadi perhatian dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera (PKJS) Desa Karang Mulya Periode 2026–2031 yang berlangsung meriah di Desa Karang Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim pada Rabu 18/6/2026 malam 



Selain Kapolsek Lubai, kegiatan tersebut juga dihadiri Kanit Reskrim, Kanit Intel, Sekcam Lubai Ulu Raden Kusumajaya, ST, Kepala Desa Karang Mulya Hasni, S.Pd, Mantan Kepala Desa Karang Mulya Sutrisno, Babinsa, pengurus PKJS, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dan tamu undangan. 



Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Lubai Ulu Raden Kusumajaya, ST memberikan pengarahan kepada pengurus yang baru dikukuhkan agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menjadi wadah pemersatu masyarakat dalam menjaga kebersamaan dan kerukunan antarwarga. 


Selanjutnya, Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos turut memberikan arahan kepada seluruh pengurus dan masyarakat yang hadir. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. 

Polsek Lubai Gelar Nobar Timnas Indonesia Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pererat Sinergi dengan Masyarakat Lubai

By On Juni 17, 2026





Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa. Com– Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Lubai Polres Muara Enim menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Tim Nasional Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama masyarakat, tokoh pemuda, dan awak media di Mapolsek Lubai.


 Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang tengah berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. 


Kapolsek Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos. mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

 Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang perbedaan latar belakang, sehingga menjadi media yang efektif untuk membangun kebersamaan dan memperkuat sinergitas.

 "Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. 

Sepak bola adalah olahraga yang dapat menyatukan semua kalangan. Kami berharap semangat persatuan, kekompakan, dan nasionalisme yang ditunjukkan Timnas Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Lubai," ujar AKP Afrinaldi, S.Sos. 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung perjuangan Timnas Indonesia sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. 

"Polsek Lubai akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan dan kebersamaan dengan warga.

 Semoga momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat," tambahnya. 

Selama pertandingan berlangsung, suasana di Mapolsek Lubai terlihat meriah. Sorak sorai dan tepuk tangan para peserta pecah saat Timnas Indonesia menciptakan peluang maupun menampilkan permainan yang memukau.

 Kebersamaan yang tercipta mencerminkan eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mendukung prestasi olahraga nasional sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Melalui kegiatan ini, Polsek Lubai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat kemitraan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

 Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Lubai terus berupaya mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, dan semakin dicintai masyarakat

Yasaka Fried Chicken Resmi Hadir di Simpang Empat Metur, Sajikan Menu Lezat dengan Harga Terjangkau

By On Juni 17, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa.com – Kabar gembira bagi pecinta kuliner di Kecamatan Lubai. Yasaka Fried Chicken kini resmi hadir di kawasan Simpang Empat Metur, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, 


tepatnya di lokasi bekas Bakso Lama, samping Rumah Makan Siang Malam. Kehadiran Yasaka Fried Chicken menambah pilihan kuliner bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan ayam goreng crispy dengan cita rasa khas dan harga yang ramah di kantong.


 Dengan konsep tempat yang bersih, nyaman, dan modern, Yasaka Fried Chicken menawarkan berbagai menu favorit seperti Ayam Geprek, Ayam Bakar Crispy, Ayam Bakar Mentai, Paket Yummy, Chicken Big, serta beragam pilihan saus spesial yang siap memanjakan lidah para pelanggan. 


Selain menyediakan menu makan di tempat, Yasaka Fried Chicken juga melayani pemesanan untuk dibawa pulang maupun berbagai kebutuhan acara keluarga dan kegiatan lainnya.

 Sejak mulai beroperasi, tempat kuliner ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. 

Terlihat sejumlah pelanggan datang bersama keluarga untuk menikmati suasana baru sekaligus mencicipi menu-menu andalan yang ditawarkan. 

Pemilik usaha berharap kehadiran Yasaka Fried Chicken dapat menjadi salah satu destinasi kuliner favorit masyarakat Lubai dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang usaha serta memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal.

 Dengan lokasi yang strategis di jalur ramai Simpang Empat Metur, Yasaka Fried Chicken optimistis mampu menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan sajian ayam goreng berkualitas dengan pelayanan yang cepat dan bersahabat. 

Bagi masyarakat yang ingin mencoba sensasi rasa khas Yasaka Fried Chicken, kini tidak perlu jauh-jauh mencari tempat makan modern. Cukup datang ke Simpang Empat Metur, Desa Pagar Dewa, samping RM Siang Malam, dan nikmati berbagai menu lezat bersama keluarga maupun sahabat.

 "Yasaka Fried Chicken, pilihan tepat untuk menikmati hidangan ayam yang lezat, renyah, dan menggugah selera."

Kades Karang Mulya Hasni, S.Pd Hadiri Pengukuhan Pengurus PKJS yang Dimeriahkan Pagelaran Kuda Kepang

By On Juni 17, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa.com – Kepala Desa Karang Mulya Hasni, S.Pd menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera (PKJS) yang berlangsung di RT 02 Desa Karang Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Rabu malam (18/06/2026). 


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut juga dihadiri oleh Sekcam Lubai Ulu Raden Kusumajaya, ST, Babinsa Desa Karang Mulya, anggota Satpol PP Kecamatan Lubai Ulu Mardiono, mantan Kepala Desa Karang Mulya Sutrisno, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara. Kehadiran Kepala Desa Karang Mulya Hasni, S.Pd mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 


Dalam kesempatan tersebut, Hasni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan masyarakat yang telah menjaga kekompakan serta melestarikan budaya yang menjadi warisan leluhur.


 Menurut Hasni, keberadaan Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera memiliki peran penting dalam mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat persatuan masyarakat di Desa Karang Mulya.

 "Semoga pengurus yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus menjaga kebersamaan dan kekompakan masyarakat," ujar Hasni. 

Sementara itu, Sekcam Lubai Ulu Raden Kusumajaya, ST mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

 Acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya Kuda Kepang yang menjadi hiburan utama malam itu. 

Pertunjukan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir dan berlangsung hingga larut malam dengan suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan pelestarian budaya masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat Desa Karang Mulya.

Wisuda RA Darul Ulum Desa Karang Agung, Momen Haru dan Penuh Kebanggaan

By On Juni 17, 2026





Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Wisuda peserta didik RA Darul Ulum Desa Karang Agung yang berlangsung meriah. 


Acara ini menjadi momen spesial bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar.

 Dalam kegiatan tersebut, para siswa tampil mengenakan pakaian wisuda lengkap dan didampingi oleh para guru serta wali murid yang turut hadir memberikan dukungan dan doa terbaik bagi masa depan anak-anak mereka.

 Kepala Sekolah Adi Kartika menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di RA Darul Ulum. 

Ia berharap ilmu, akhlak, dan nilai-nilai agama yang telah diajarkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan selanjutnya. 

“Semoga anak-anak kami menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan dapat membanggakan orang tua, agama, serta bangsa,” ujar Adi Kartika. 

Sementara itu, Guru Pengasuh Ayu dan Ibu Asyifa mengaku bersyukur dapat mendampingi dan membimbing para siswa selama proses belajar.

 Menurutnya, perkembangan dan keceriaan anak-anak selama menimba ilmu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para tenaga pendidik. 

Di kesempatan yang sama, perwakilan wali siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah dengan sabar dan penuh kasih sayang mendidik anak-anak mereka. 

“Kami selaku wali murid mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ayu dan seluruh guru RA Darul Ulum yang telah sabar membimbing, mengajar, dan mendidik anak-anak kami. 

Jasa dan pengorbanan para guru sangat berarti bagi tumbuh kembang anak-anak kami,” ungkap perwakilan wali siswa.

 Acara wisuda ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, dan wali murid sebagai kenang-kenangan yang akan selalu diingat. 

Momen ini menjadi simbol keberhasilan pendidikan anak usia dini sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa untuk meraih cita-cita di masa depan.

Pengelola SPPG Tanjung Kemala & Pengelola Sampah Klarifikasi dan Minta Maaf Temuan Sampah di Jembatan Mangga

By On Juni 17, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensadesa.com – Menindaklanjuti temuan pembuangan sampah di kawasan Jembatan Mangga, Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, pihak SPPG Tanjung Kemala Lubai bersama mitra pengelola sampah akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Gunung Raja Kec lubai Kab Muara Enim Rabu 18/6/2026


 Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Pengelola SPPG Tanjung Kemala Lubai, Chris Kharisma, serta mitra pengelola sampah, Neni Triana, dalam surat pernyataan tertulis yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Gunung Raja. 


Hadir dalam kegiatan klarifikasi tersebut Pengelola SPPG Tanjung Kemala Chris Kharisma, Kepala SPPG Tanjung Kemala Albar, Kadus 4 Desa Gunung Raja, Intel Kodim Serka Ari Firdaus, serta Anggota Koramil Rambang Lubai Serda Taufik.


Dalam keterangannya, Chris Kharisma menjelaskan bahwa sampah yang ditemukan di Jembatan Mangga memang berasal dari dapur SPPG Tanjung Kemala Lubai yang diangkut oleh mitra pengelola sampah. 


Namun dalam perjalanan menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik pribadi yang telah disediakan, kendaraan pengangkut mengalami kerusakan sehingga sampah tidak sampai ke lokasi tujuan dan ditinggalkan di lokasi tersebut. 

 "Atas kejadian ini, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan berkomitmen meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ungkap Chris Kharisma dalam surat klarifikasinya. 

 Hal senada juga disampaikan oleh Neni Triana selaku mitra pengelola sampah SPPG Tanjung Kemala Lubai. 

Ia mengakui bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat kelalaiannya setelah kendaraan pengangkut mengalami kerusakan saat perjalanan menuju TPA milik pribadi. 

 Neni Triana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, Pemerintah Desa Gunung Raja, serta pihak terkait atas kejadian tersebut. 

Ia memastikan bahwa sampah yang sempat dibuang di lokasi tersebut telah dibersihkan kembali dan proses pembersihan disaksikan langsung oleh pihak Desa Gunung Raja bersama pihak SPPG Tanjung Kemala Lubai. 

 "Kami memohon maaf kepada masyarakat dan seluruh pihak terkait. Ke depan kami akan memastikan proses pengangkutan sampah berjalan dengan baik hingga sampai ke lokasi pembuangan yang telah disediakan dan tidak akan mengulangi kejadian serupa," tegas Neni Triana. 

 Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG Tanjung Kemala Lubai bersama mitra pengelola sampah telah melakukan pembersihan seluruh sampah di lokasi yang menjadi sorotan masyarakat. 

Proses pembersihan tersebut turut disaksikan perangkat Desa Gunung Raja, unsur TNI, serta pihak terkait lainnya. 

 Sementara itu, Kepala Desa Gunung Raja melalui perangkat desa menyambut baik itikad baik dan permohonan maaf yang telah disampaikan pihak SPPG Tanjung Kemala Lubai maupun mitra pengelola sampah. 

Namun demikian, Pemerintah Desa Gunung Raja berharap ke depan setiap permasalahan yang terjadi dapat segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pemerintah desa. 

 "Kami berharap untuk ke depannya, apabila terjadi kendala atau permasalahan di lapangan, pihak terkait dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Desa Gunung Raja. 

Jangan setelah ada permasalahan yang menjadi sorotan baru dilakukan koordinasi. Dengan komunikasi yang baik, tentu setiap persoalan dapat dicarikan solusi bersama," ujar perwakilan Pemerintah Desa Gunung Raja. 

 Dengan adanya klarifikasi dan permohonan maaf tersebut, permasalahan pembuangan sampah yang sempat menjadi perhatian masyarakat Desa Gunung Raja diharapkan dapat diselesaikan secara baik, sekaligus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak agar lebih memperhatikan pengelolaan dan pengawasan sampah ke depannya. 



Duduk Bersama Di Kantor Desa SPPG Tanjung Kemala dan Pengelola Sampah Sampaikan Permohonan Maaf ke Pemdes Gunung Raja

By On Juni 17, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Buntut polemik pembuangan sampah di Jembatan Mangga, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi _SPPG Tanjung Kemala_ bersama pengelola sampah mendatangi Kantor Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kamis 14 Juni 2026.


 Kedatangan mereka untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Pemerintah Desa Gunung Raja.

 Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Desa Gunung Raja Mukhlis, para kepala dusun dan perangkat desa, Kepala SPPG Tanjung Kemala Albar, Pengelola SPPG Chris Kharisma, pengelola sampah Neni Triana, serta unsur TNI yakni Serda Taufik dari Koramil Lubai dan Serka Ari Firdaus dari  Intel Kodim 0404/Muara Enim. 

Akui Ada Miskomunikasi Chris Kharisma selaku Pengelola SPPG Tanjung Kemala mengakui adanya miskomunikasi dalam pengelolaan sampah program MBG yang menimbulkan keresahan warga. 

 "Kami datang dengan itikad baik untuk klarifikasi sekaligus minta maaf ke Pemdes Gunung Raja dan masyarakat. 

Ini jadi pelajaran mahal. Ke depan kami benahi total dan perkuat koordinasi biar tidak terulang," tegas Chris di hadapan forum. 

 Senada, Neni Triana selaku pengelola sampah juga menyampaikan penyesalan. Ia menyebut persoalan ini murni Kesalahan Dirinya karena saat itu Kendaraan yang Mogok Sehingga Tidak Sampai Di Lokasi Pembuangan Akhir (TPA) Lahan Pribadinya .

 "Saya mohon maaf ke Pemdes Gunung Raja atas ketidaknyamanan ini. Ke depan komunikasi dan SOP pengelolaan sampah akan kami perbaiki sesuai aturan," ujar Neni.

 Kepala Desa Gunung Raja Mukhlis mengapresiasi langkah SPPG dan pengelola sampah yang legowo datang meminta maaf. 

Namun ia menegaskan untuk saat ini masalah pembuangan sampah SPPG Tanjung Kemala ke Desa Gunung Raja ditunda dahulu  Sampai Ada Kesepakatan selanjutnya.

 "Perlu pengkajian ulang dan harus musyawarah dahulu dengan perangkat desa dan BPD karena yang Namanya Sampah MBG bukan Untuk Sehari Atau Dua Hari  .

Dirinya Berharap Kedepan Jangan nunggu ada masalah baru datang. Kalau dari awal komunikasi bagus, kejadian begini bisa dihindari," tegas Mukhlis. 

 Ia menambahkan, koordinasi sejak awal wajib dilakukan apabila ada kegiatan yang menyangkut Desa Gunung Raja.

 Pertemuan yang berlangsung kekeluargaan itu ditutup dengan fhoto Bersama Seluruh pihak sepakat menjadikan masalah ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat komunikasi, menjaga kebersihan lingkungan, dan memastikan program MBG berjalan tanpa merugikan warga Desa Gunung Raja.



Kades Lecah Edi Hermanjaya, A.Md Hadiri Pengajian Akbar dan Haflah Akhirussanah PP Mansya'ul Huda

By On Juni 16, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM lensa desa. Com– Kepala Desa Lecah, Edi Hermanjaya, A.Md, menghadiri kegiatan Pengajian Akbar dan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Mansya'ul Huda yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. 

Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) pondok pesantren sekaligus pelepasan siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. 

Kegiatan yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan guru, wali santri, serta para tamu undangan tersebut berlangsung dalam suasana religius dan penuh kebersamaan. 

Pada kesempatan itu, para hadirin mendapatkan siraman rohani melalui tausiyah agama yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Kepala Desa Lecah Edi Hermanjaya, A.Md menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Pondok Pesantren Mansya'ul Huda yang terus berperan aktif dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama dan pembentukan akhlak yang mulia. 

"Atas nama Pemerintah Desa Lecah, saya mengucapkan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikannya. 

Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, serta bangsa dan negara. 

Kami juga mengapresiasi seluruh dewan guru yang telah mendidik para santri dengan penuh kesabaran dan keikhlasan," ujar Edi Hermanjaya.

 Ia juga berharap Pondok Pesantren Mansya'ul Huda dapat terus berkembang dan mencetak generasi Qurani yang berakhlakul karimah serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

 Acara Haflah Akhirussanah tersebut turut diisi dengan berbagai penampilan santri, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pemberian penghargaan kepada santri berprestasi, serta doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam. 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, serta menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan keagamaan di wilayah Kecamatan Lubai Ulu.

Pagelaran Kuda Kepang Turongo Mega Mendung Meriahkan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Desa Sumber Mulya

By On Juni 16, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat Dusun VI RT 11 Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim menggelar hiburan rakyat berupa pagelaran kuda kepang Turongo Mega Mendung, Selasa (17/6/2026). 


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dusun VI, Yeyen, yang dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antarwarga. 


Pagelaran seni budaya tradisional ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan atraksi para pemain kuda kepang yang menampilkan berbagai pertunjukan menarik dan menghibur. 

Kadus VI, Yeyen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. 

Menurutnya, selain sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi upaya melestarikan seni budaya tradisional yang merupakan warisan leluhur. 

"Semoga melalui kegiatan ini, silaturahmi antarwarga semakin erat dan budaya daerah tetap terjaga serta dicintai oleh generasi muda," ujarnya. 

Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi dalam menyambut hari-hari besar keagamaan maupun kegiatan kemasyarakatan di Desa Sumber Mulya.